Kisah Inspiratif Agung Pardini, Berbagi Kisah Menerbitkan Buku


                                                     Assalamualaikum WrWb.....

           

Penulis Resume           : Rahmat Sandri Ramadhan, S.Pd

Instansi                        : SMPN 48 Muaro Jambi

Guru                            : PPKn

Hari/tanggal                : Rabu/ 10 Juni 2020

Pemateri                      : Agung Pardini

Topik                           : Kisah Inspiratif Agung Pardini, Berbagi Kisah Menerbitkan Buku

Pada pertemuan malam hari ini, pemateri kita adalah salah satu orang yang telah lama meelintang dalam dunia penulis, beliau adalah Bapak Agung Pardini atau yang dikenal dengan julukan Guru Agung. Berdasarkan pengalaman beliau bekerja di lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa.  Beliau terbiasa untuk mengajak para guru-guru yang mengabdi di daerah-daerah pelosok untuk menulis dan berkarya. Di tengah keterbatasan kondisi geografis dan budaya, aktivitas menulis dan berkarya ini memiliki tantangan sendiri buat para guru-guru di sana.

Menurut Agung terdapat beberapa kendala bagi guru pelosok untuk penulis

1.      Gaya bahasa, ada beberapa istilah Bahasa Indonesia yang dimaknai secara berbeda di daerah.

2.      Penggunaan komputer, banyak yang belum mengenal MS Office

3.      Listrik, di beberapa wilayah hanya menyala di malam hari.

4.      Ejaan yang (belum) disempurnakan

Oleh karena itu, solusi yang diberikan oleh Bpk Agung adalah dengan model pendampingan intensif. Secara sabar dan tekun para konsultan dan guru-guru relawan akan melakukan pendampingan dan bimbingan selama kurang lebih setahun. Tentu ini bukan tugas yang mudah. Dompet Dhuafa sendiri dibangun oleh para jurnalis senior Republika di era-era awal. Sehingga setiap program yang  dikerjakan buat pemberdayaan guru di daerah harus memiliki produk buku atau tulisan.

Ada beberapa ragam jenis kegiatan menulis dan berkarya yang biasa di berikan kepada guru-guru di pelosok. Outputnya tidak harus buku, ada yang berbentuk PTK, jurnal, media pembelajaran, puisi, dan lain sebagainya. Terkait dengan percetakan semua dibiayai dompet Duafa. Buku-buku nya tidak diperjual belikan. Namun  dibagikan secara gratis buat guru-guru di daerah lain yang membutuhkan.

Berikut contoh buku yang sudah dihasilkan oleh Guru Agung:

·         Buku yang berjudul "Temani Aku Meniup Mimpi" adalah buku yang ditulis berdasarkan pengalaman-pengalaman guru selama mengajar yaitu kumpulan inovasi pembelajaran baik itu metode mengajar ataupun media mengajar.

·         Buku Murid Pasif Pangkal Guru Kreatif Percetakan buku dibiayai oleh donasi zakat yang dikelola oleh Dompet Dhuafa. Buku tersebut tidak diperjual belikan tetapi diberikan secara gratis untuk guru-guru di daerah lain yang membutuhkan

·         Buku Kelana Guru 2 musim dan buku Batu Daun Cinta Teman setia belajarku adalah dua buku tentang pengalaman guru mengajar di pelosok.


                                                                         

Jadi kesimpulannya adalah

1.      Merangkai kata dalam bentuk tulisan ini bukan pekerjaan mudah. Kita mesti bersabar. Kalau mau lancar harus banyak membaca dulu.

2.      Berdiskusilah tentang ide dengan orang lain, sahabat, komunitas, senior, dalmm

3.      Menulis ini melatih ketajaman pikiran dan memperhalus budi pekerti.

Demikian resume yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat dan jika ada kesalahan mohon kritik dan sarannya di kolom komentar. Terima kasih. Wassalamualaikum WrWb #salam pancasila

 

  

Komentar

Posting Komentar